< BACK TO ARTICLES

Alas Tidur Miring Membantu Mencegah Kolik?

Tahukah Parents, kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam dalam sehari. Kondisi ini paling sering dialami si Kecil saat berusia tiga sampai 8 minggu, sebab sistem pencernaannya belum sempurna. Kolik bukanlah sebuah penyakit, namun kondisi ini akan sangat mempersulit Parents serta menyiksa si Kecil tentunya.

 

Apa saja sih gejala kolik yang sering dialami oleh si Kecil?

- Si Kecil akan tampak lebih rewel dan sangat manja dari biasanya

- Bagian perut si Kecil akan terlihat seperti membesar dan akan lebih sering kentut daripada biasanya.

- Tangan mengepal, kaki terlihat seperti melingkar, dan otot-otot perut mengencang.

- Selera makan berkurang

 

Banyak hal yang dapat Parents lakukan untuk mencegah ataupun mengatasi kemunculan gejala tersebut. Berikut tips yang dapat coba Parents praktekan:

 

Perhatikan apa yang di konsumsi Moms yang bisa berpengaruh ke ASI 

Alergi dapat menjadi salah satu gejala terjadinya kolik pada si Kecil. Alergi adalah bentuk respon tubuh terhadap makanan yang dikonsumsi oleh tubuh. Oleh sebab itu, Moms perlu memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, karena hal itu berpengaruh ke ASI yang akan di konsumsi oleh si Kecil. Makanan yang paling banyak memicu alergi adalah produk dairy dan kacang-kacangan. Jadi, untuk sementara waktu Moms perlu untuk menghindari produk tersebut untuk disajikan pada si Kecil.

 

Mandikan si Kecil dengan air hangat lalu pijat seluruh tubuhnya

Setelah dimandikan, Parents juga dapat memijat tubuh si Kecil supaya otot pada bagian tubuh si kecil seperti tangan, kaki hingga lengan lebih lentur dan tidak kaku. Parents dapat menggunakan oil sebelum memijat si Kecil, agar Ia lebih rileks dan kulitnya yang sensitif tidak teriritasi.

 

Gendong si Kecil saat menangis

Menggendong si Kecil akan sangat membantu untuk menenangkannya pada saat menangis ataupun merengek. Menurut penelitian, menggendong juga membantu bayi menyesuaikan dan menstabilkan suhu di dalam tubuhnya. Sambil menggendong si Kecil, Parents juga dapat mengajaknya berbicara untuk mengalihkan perhatiannya agar tidak rewel.

 

Bantu si Kecil bersendawa

Bayi yang mengalami kolik kemungkinan disebabkan karena terlalu banyak menelan udara sehingga perutnya kembung. Setelah meminum susu, letakkan si Kecil pada pundak dan pastikan kepalanya disangga dengan baik. Kemudian, Parents dapat menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut hingga si Kecil bersendawa.

 

Pastikan si Kecil memiliki waktu tidur yang cukup

Tidak hanya orang dewasa, si Kecil pun akan cranky jika tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Kualitas tidur si Kecil sangat berpengaruh pada mood nya. Parents dapat membawa si Kecil ke kamar yang tenang dengan pencahayaan yang redup agar Ia dapat tidur lebih tenang. Sehingga, waktu tidurnya terpenuhi dengan baik.

 

Baringkan si Kecil pada alas tidur dengan kemiringan

Salah satu alas tidur dengan kemiringan 15 derajat yang dapat Moms pilih adalah Cosydream+. Cosydream+ memiliki sudut kemiringan 15 derajat yang sangat baik untuk melancarkan pernafasan dan pencernaan si Kecil. Bentuknya yang menurun membuat posisi kepala si Kecil lebih tinggi dari pada perutnya. Hal ini mencegah kemungkinan susu yang telah dikonsumsi tidak naik lagi ke kerongkongan dan menyebabkan gumoh atau muntah akibat perut kembung pada si Kecil. Cosydream+ hadir dengan kontur cekung pada bagian kepala yang menyerupai bentuk kepala si Kecil. Kontur cekung ini akan membantu pendistribusian tekanan secara merata pada seluruh area kepalanya sehingga si Kecil terhindar dari resiko flat head-syndrome. Dengan positioning roll  yang dapat disesuaikan dengan tubuh si kecil untuk menopang kakinya sehingga peredaran darahnya lancar.

Nah, penting juga bagi Parents untuk tetap menjaga diri agar tidak stres saat membantu menenangkan si Kecil yang rewel. Jika kelelahan, Moms dapat bergantian dengan Dads untuk menemani si Kecil juga yaa.